Ditpol Air Bali Juga Telah Bekerjasama Dengan Tim Dari BKSDA Bali

Ditpol Air Bali Juga Telah Bekerjasama Dengan Tim Dari BKSDA Bali – Polisi udah menangkap aktor penyembelih lumba-lumba di Karangasem, Bali. Polisi dapat memohon info penambahan dari saksi paka sebelum saat menentukan tersangka.

” Belumlah ada yg diputuskan jadi tersangka, dikarenakan perkaranya belum pula dimintakan info saksi paka, ” papar Direktur Polair Polda Bali Kombes Sukandar pada, Selasa (20/3/2018) .

Salah satunya saksi paka yg dapat dimintai info sebagai tim dari BKSDA (Balai Perlindungan Sumber Daya Alam) Bali. Ditpol Air Bali juga telah bekerjasama dengan tim dari BKSDA bali buat memahami persoalan itu.

” Kami barusan cuma koordinasi dari Polda Bali buat memohon info paka. Jadi kelak hari Kamis idenya ada staff kami yg ke Dit Polair Bali buat memberikannya info paka, ” kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala BKSDA Bali, I Ketut Catur Marbawa.
Marbawa segan berkomentar lebih jauh bab persoalan penyembelihan lumba-lumba itu. Meskipun aktor telah didapati, ia segan berkomentar bab sistem penyelidikan.

” Saya kurang tahu apakah (aktor) ditahan apa tdk, lantaran itu jadi kewenangan dari Dit Polair Polda Bali, ” tukasnya.

Penangkapan aktor penyembelih lumba-lumba berinisial WM dijalankan di Banjar Pilian, Desa Tianyar Kangin, Karangsem. Polisi mengambil alih tanda untuk bukti parang, minyak lumba-lumba termasuk juga sebagian daging lumba-lumba yg telah digoreng.

” Berdasar pada hasil kontrol sesaat, aktor penyembelih atas nama Wayan Mudiana, serta aktor yg mengunggah poto tersebut di FB yaitu anak dari Wayan Mudiana berumur 13 th., ” papar Catur.

Sistem hukum kepada aktor dijalankan dikarenakan lumba-lumba sebagai satwa liar yg dilindungi UU No 5 Th. 1990 terkait Perlindungan Sumber Daya Alam Hidup serta Ekosistem juga PP No. 7 Th. 299 terkait Pengawetan Tipe Tumbuhan Satwa.

” Alibi aktor menyembelih dikarenakan tidak jelas dilarang. Tetapi UU mengatur satwa dalam situasi hidup serta mati juga dilindungi, ” tegas Catur.